Candi bernuansa hindu yang dtemukan pada tahun 1921 oleh arkeolog Belanda sampai saat ini masih misterius. Tidak banyak atau bahkan tidak ada sama sekali literatur yang menyebutkan asal usul dan guna candi. Meskipun menyimpan jejak yang belum tergali, sayang upaya pelestarian agaknya kurang serius. Sulitnya akses serta fasilitas informasi membuat masyarakat menjadi abai bahwa candi lawang patut untuk dipelajari. Candi Lawang ini sudah mengalami pemugaran atau bisa disebut rehabilitasi dari kerusakan-kerusakan yang ditimbulkan karena tidak adanya perawatan, relief-reliefnya sudah banyak yang hilang karena pemugaran, artefaknyapun entah kemana, yah kalian taulah bagaimana Indonesiamu ini.
Ini adalah candi Hindu abad ke-9 yang menghadap ke arah Barat. Ya bisa karena di bilik utama ada yoni tanpa lingga. Yoninya juga unik karena memiliki saluran berlubang sebagai tempat keluarnya air. Mirip dengan yang di Candi Merak. Di sekeliling candi tidak ditemukan arca maupun relief. Yang ada hanya batu berornamen. Sekitar candi tersebar bebatuan yang belum disusun. Candi ini tepat berada di belakang rumah. Satu lagi, candi ini cukup fotogenik.
Letak administratif candi ini ada di Dusun Gedangan, Kec. Cepogo, Kab. Boyolali, Jawa Tengah. Untuk lebih jelasnya, mungkin kalian perlu bertanya pada para penduduk, mereka akan dengan senang hati menunjukkan letak candi ini, dengan catatan logat kalian harus Boyolali banget... Hahaha....
Berikut galleri foto dari Candi Lawang :

No comments:
Post a Comment